Menkoplhukam : Ponpes Cukup Solid Dalam Berantas Narkoba

kecamatancluring
By -
 Menkoplhukam : Ponpes Cukup Solid Dalam Berantas Narkoba
Menkoplhukam : Ponpes Cukup Solid Dalam Berantas Narkoba
BANYUWANGI - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jendral (Purn) Luhut Binsar Panjaitan tiba di Ponpen Darussalam Blokagung,Tegalsari,Banyuwangi,Senin (11/1). Mengenakan kemeja putih lengan panjang,Luhut yang didampingi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso, Wagub Jatim Syaifulloh Yusuf serta Pj Bupati Banyuwangi disambut ribuan santriwan dan santriwati Ponpes.
Sejak memasuki kawasan pondok pesantren yang dihuni 4.000 santri lebih ini, Luhut tampak haru dengan sambutan hangat mereka. Para santri tampak baris berjajar menyambut Jendral bintang empat ini. Mereka juga tampak antusias mengabadikan kedatangan Menkopolkam dengan kamera digitalnya. Sementara rebana yang merupakan alat music khas muslim pun ditabuh rancak mengiri langkah sang jendral menuju masjid Darussalam. Sebuah masjid yang dijadikan tempat menerima jendral.
Selain santri, kehadiran Luhut ini juga dinantikan ratusan kyai dari berbagai ponpes di Banyuwangi dan forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi untuk sharring memerangi narkoba.
Sekitar pukul 11.00 Wib, Luhut duduk bersama kyai, ribuan santri dan FKUB untuk dialog membahas pentingnya bahaya narkoba dan radikalisme. Dalam forum yang dinamai “Sambung Hati dengan Pengelola Ponpes dan tokoh agama” ini, Luhut bersama Komjen Budi Waseso tampak antusias mengajak semua elemen untuk bahu membahu memberantas narkoba.
“Masalah narkoba ini betul-betul masalah serius yang harus ditangani. Kejahatan narkoba adalah kejahatan yang luar biasa melebihi terorisme. Peranan pesantren sangat penting dalam menangani kasus ini,” kata Luhut. 
Dipilihnya Ponpes Banyuwangi sebagai salah satu tempat sosialisasi radiklaisme dan narkoba, kata Luhut, karena pesantren ini salah satu tempat yang cukup solid dalam penyelesaian narkoba. Apalagi, semua tahu Pulau Jawa merupakan basis ponpes. Karena itu, kami akan mulai bekerja dalam menangani kasus narkoba dari sini.
Untuk diketahui, saat ini jumlah pengguna narkoba di Indonesia sudah mencapai 5,9 juta orang. Pada Juli tahun lalu, pengguna narkoba diumumkan ada sekitar 4 juta orang. Diakhir November sudah mencapai 5, 9 juta. Jadi kenaikan pengguna narkoba di republic ini sekitar 1,5 juta orang dalam tiga bulan.
Luhut berada di Ponpes Darussalam tidak lebih dari dua jam. Selanjutnya, orang nomor satu dijajaran Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan ini, menyempatkan diri menghadiri Halaqoh Nadlyin di Gedung Graha Bhakti, Genteng, Banyuwangi. (Humas Protokol)