Pemkab Banyuwangi Siap Gelar International BMX Competition 2016

kecamatancluring
By -


BANYUWANGI - Untuk pertama kalinya, Pemkab Banyuwangi akan menggelar International BMX Competition 2016. Event tersebut masuk dalam rangkaian Banyuwangi Festival (B-Fest) 2016. Dukungan penuh datang dari Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) yang  juga menggandeng Persatuan Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste International/UCI).
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga melalui Kepala Bidang Olahraga, Dwi Marhen Yono, UCI telah menetapkan pelaksanaan event ini pada 2 - 3 April mendatang. "Ada beberapa  kategori yang kita pertandingkan, yaitu kategori lokal (Provinsi Jawa Timur),  nasional dan internasional," ujar Marhen.
Kelompok umur (KU) yang dilombakan, tambah Marhen, antara lain kelompok umur 5 - 6 tahun, 7- 8 tahun, 9-10 tahun, 11-12 tahun, 13-14 tahun dan 15-16 tahun. "Pada pagi hari yang kami lombakan adalah tingkat lokal dan nasional, sementara siang harinya tingkat internasional,"terang Marhen.
Kompetisi ini akan dilangsungkan di sirkuit BMX berstandard internasional di Kecamatan Muncar. Marhen optimis, kompetisi ini tidak akan sepi peminat. Sebab saat ini tengah booming trend bersepeda BMX.
Kejuaraan ini memperebutkan hadiah senilai total Rp 100 juta. Kegiatan ini juga akan diisi dengan berbagai hiburan dan kesenian khas Banyuwangi, dan melibatkan banyak pelajar, baik sebagai peserta maupun supporter.
Ditambahkan oleh Marhen, digelarnya International BMX Competition 2016 di Banyuwangi ini merupakan salah satu cara agar atlet BMX Indonesia bisa menambah poin sehingga bisa berlaga di Olimpiade Musim Panas  atau Olimpiade Rio 2016 di Brazil pada 5 – 21 Agustus mendatang. “Atlet BMX Indonesia, Elga Kharisma Novanda dan Toni Syarifudin, masih perlu tambahan poin untuk bisa lolos Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Dengan mengikuti event ini, poin mereka akan semakin bertambah,” kata Marhen.
Elga dan Toni menjadi dua atlet BMX yang diharapkan bisa lolos Olimpiade 2016. Di level atlet elite putri dunia, Elga saat ini masih berada di peringkat 44 dengan perolehan 290 poin. Sedangkan Toni berada di urutan 82 dengan perolehan 195 poin. Pada kategori pengumpulan poin negara, Elga bersama tim putri Indonesia dalam ranking kualifikasi UCI berada di peringkat 26. Sementara itu, Toni bersama tim putra berada di peringkat 21.

Marhen mengatakan, PB ISSI pun sudah menyiapkan sejumlah strategi guna mencapai target agar Indonesia bisa masuk peringkat 13 besar dunia. Selain berencana menggelar enam ajang perlombaan BMX level C1 di tiga kota yaitu Banyuwangi, Yogyakarta, dan Siak, keduanya juga mengikuti beberapa event perlombaan C1 di luar negeri. (Humas & Protokol)