PKK Harus Tunjukkan Jurus Baru dan Program Yang Fresh

kecamatancluring
By -


PKK Harus Tunjukkan Jurus Baru dan Program Yang Fresh
PKK Harus Tunjukkan Jurus Baru dan Program Yang Fresh
BANYUWANGI – Anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) harus bisa tunjukkan membuat program baru dan fresh yang langsung berdampak pada masyarakat. PKK adalah satu instrumen penting pemerintah dalam membangun kualitas keluarga. Hal itu disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, saat melantik pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi masa bhakti 2016 – 2021, di Pendopo Kabupaten, Kamis (9/3).
Dikatakan Bupati Anas, PKK adalah pilar terpenting dalam membangun kesejahteraan masyarakat ke depan. Sebagai wadah para perempuan yang paling eksis di Indonesia, PKK sangat berperan dalam membantu mewujudkan program pemerintah mulai dari tingkat desa hingga lingkup pemerintahan.  
“PKK bukanlah kumpulan arisan. PKK sudah saatnya berinovasi membuat gerakan yang jitu. Tak perlu ada struktur baru, optimalkan saja fungsinya. Bisa juga me re-branding program-program yang masih baik,” ujar Bupati Anas.
Untuk itu peran PKK sudah harus ditunjukkan dan dioptimalkan. Misalnya, dicontohkan Bupati Anas, merevitalisasi gerakan posyandu di desa-desa. Agar lebih intensif, PKK bisa bersinergi dengan posyandu di desa-desa untuk membantu peningkatan derajat kesehatan keluarga.
“Kami sudah membuat pedoman bahwa Alokasi Dana Desa harus menganggarkan peningkatan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat desa. Ini PKK bisa masuk ke sana, membantu sosialisasi hingga turut berperan aktif di posyandu. Sehingga semua pelayanan bisa maksimal,” pesan Anas.
Sementara itu, usai dilantik Ketua Tim PKK Kabupaten Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menegaskan, selama lima tahun ke depan PKK sudah menyiapkan sejumlah program utama yang langsung bersentuhan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya, program peningkatan kualitas keluarga, yang diawali dari bidang pendidikan dan kesehatan dini bagi masyarakat.
Sejumlah program-program yang dirancang Tim PKK ini akan diselaraskan dengan program prioritas pembangunan pemkab Banyuwangi. Untuk bidang pendidikan, kata dia, PKK akan mengintensifkan program yang sebelumnya sudah berjalan. Mulai dari sosialisasi program Pra nikah, parenting dan pengembangan PAUD di masyarakat.
"Banyuwangi tengah fokus pada pengembangan SDM. PKK tentunya akan mensupport program ini lewat wadahnya. Kami akan mensosialisasikan bagaimana cara mendidik anak dengan benar pada ibu-ibu. Karena ini dasar untuk mencetak generasi yang berkualitas,” kata Ny Dhani Azwar Anas.
Di bidang kesehatan, lanjut Ny Dhani, PKK juga berkomitmen akan mendorong peningkatan derajat  kesehatan masyarakat dengan menjalin kerja sama dengan sejumlah elemen terkait.
“Kami akan melakukan upaya preventif kesehatan pada masyarakat. Melalui, kampanye pentingnya hidup bersih dan menjaga kesehatan, agar masyarakat tidak gampang terserang penyakit. Tak lupa kami juga akan terus meminta ibu-ibu untuk memperhatikan asupan makanan yang sehat bagi keluarganya. Anak sekolah juga akan kami sentuh, kami akan ajak mereka untuk tidak jajan sembarangan. Karena sudah banyak kasus penyakit dan kematian yang disebabkan pola makan yang salah," kata Ny Dhani.
Selain itu, PKK juga akan turun langsung ke bawah untuk mendorong para pengajin industri kecil tetap semangat dan mendorong mereka terus berkembang. Salah satunya industri batik Banyuwangi. “Kami melihat para pengrajin batik sudah banyak yang tua, itu perlu ada renegerasi, karena keahlian membatik tidak semua bisa perlu ada pelatihan. Nah ini kami akan sinergikan kegiatan kami dengan pemerintah. Dari kami pun akan mengajak para perempuan untuk menekuni kerajinan batik. Batik itu warisan nusantara, sayang sekali kalau tidak ada yang generasi pembatik," pungkas Ny Azwar Anas. (Humas)