25.629 Siswa SMP/MTS di Banyuwangi Ikuti Unas 2016

kecamatancluring
By -
25.629 Siswa SMP/MTS di Banyuwangi Ikuti Unas 2016Hari ini 25.629   siswa SMP/MTS di Banyuwangi mengikuti Ujian Nasional (Unas) 2016 dengan menggunakan Paper Based Test (PBT). Dari total peserta Unas terinci, SMP, 17.073 siswa dari 167 lembaga, MTS 8.102 siswa dari 94 lembaga, SMPLB ada 17 siswa dari 7 lembaga.
Untuk memastikan ujian ini lancar, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Senin (4/4) meninjau langsung pelaksanaan UN di SMPN 2 Banyuwangi. Dalam kunjungan ini, Bupati Anas datang ke sekolah selama beberapa menit untuk  memberikan spirit dan motivasi pada anak-anak agar tetap tenang selama menghadapi ujian tingkat akhir ini.
“Secara psikologis anak-anak terlihat lebih siap dan rileks dalam menghadapi Unas kali ini. Tidak tampak ketegangan di mata mereka saat ditanya adakah kesulitan dalam mengerjakan soal. Begitu juga dengan kondisi sekolah yang cukup nyaman,” kata Anas.
Selain melihat siswa Bupati Anas sempat berkeliling sebentar untuk melihat kondisi sekolah, sekolah secara keseluruhan. Mulai atap, gedung kantor, meja hingga taman sekolah. “Kondisinya cukup bagus, hanya saja perlu ditambah penghijauan di sekitar gedung dan halaman depan sekolah. Kalau suasananya nyaman, secara otomatis anak-anak akan betah dan senang berada di sekolah,” ujar Anas.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Sulihtiyono menambahkan, Untuk tahun ini pelaksanaan Unas tidak ada yang menggunakan Cumputer Based Test (CBT). Secara keseluruhan Banyuwangi menggunakan PBT dengan penyeleggaraan seperti unas pada umumnya. Yang membedakan hanya disediakan lembar berita acara untuk memeriksa kelengkapan naskah yang ada di setiap map.
Ujian Nasional ini akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 9 sampai 12 Mei 2016. Dengan jadwal hari pertama Bahasa Indonesia, kedua Matematika, ketiga dan keempat, Bahasa Inggris dan IPA. Selama pelaksanaan Unas tiap-tiap sekolah dijaga polisi dengan pakaian batik khas Banyuwangi dan tiap ruangan dijaga dua orang guru dari sekolah lain. “Meski tidak menjadi penentu kelulusan kami harap, siswa benar-benar belajar dengan baik agar nilainya bagus. Karena nilai Unas nanti dapat menjadi pertimbangan sekolah  untuk menerima siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). (Humas)